
Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh mahasiswa STTI-STIENI mohon partisipasinya dalam acara ini supaya kecintaan kita terhadap sesama makin erat dengan salah satu kegiatan ini, dan untuk keterangan lebih lanjut dapat di liat dari brosur di bawah ini .

Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku
Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
by : zuhal_STIENI

Antara stres dan depresi. Depresi itu adalah gejalanya, maksudnya stres itu suatu kondisi yang kita alami dan kondisi yang kita alami bisa membuat kita itu mengalami gangguan yang namanya depresi atau juga misalnya bukan hanya depresi yang bisa timbul, misalnya gangguan-gangguan yang lain. Dalam stres yang berat orang bisa menderita schizophrenia.
Masing-masing orang memiliki ketahanan yang berbeda dalam menghadapi stres. Ada yang lebih kuat dan ada juga yang mudah sekali untuk mengalami stres. Seorang pria dan wanita pun berbeda, pada pria misalnya tampak gejala stres yang lebih dirasakan berat adalah di dalam dunia kerja. Bila dibandingkan dengan wanita yang lebih rentan terhadap stres karena buruknya hubungan sosial.
Beberapa cara untuk menghindarkan diri dari stres adalah:
a.Dengan memperbaiki hubungan sosial dengan rekan-rekan sekantor. Kalau memang stres yang dialami berhubungan dengan teman-teman kerja di kantor.
b.Memperbaiki hubungan keluarga sehingga hubungan bisa lebih terasa harmonis dan manis. Kalau misalnya ada masalah di dalam keluarga.
c.Kalau misalnya stres ternyata tidak bisa dihindarkan, yang perlu kita lakukan adalah memperkuat daya tahan kita atau mengubah cara kita memandang stres dan memperbesar toleransi kita terhadap stres. Dengan demikian stres itu tidak lagi dirasakan terlalu berat tetapi kita justru menyesuaikan diri menghadapi stres. Misalnya dengan cara kita memandang dunia ini, cara kita berpikir dan juga salah satunya yang penting adalah bagaimana kita memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan, bagaimana mempertebal iman kita.
Frustrasi, adalah misalnya kita mempunyai suatu tujuan yang ingin kita capai, kita mempunyai harapan tertentu tapi karena waktu kita ingin mencapai itu ternyata mengalami hambatan. Kondisi ini yang dikatakan sebagai frustrasi.
Jadi apapun yang kita lakukan ingatlah bahwa kita melakukannya di dalam Tuhan dan kalau kita melakukan segala sesuatu di dalam Tuhan, Tuhan akan memberi kekuatan kepada kita.
by : wira_STIENI

"Temperatur rata-rata permukaan naik 9,3 derajat fahrenheit (5,2 derajat celsius) sampai 2100," kata beberapa ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT), dibandingkan dengan studi pada 2003 yang memproyeksikan temperatur rata-rata naik 4,3 derajat F (2,4 derajat C).
Studi baru yang disiarkan di Journal of Climate American Meteorogical Society’s
"Peringatan sebelumnya mengenai perubahan iklim juga mungkin telah diselimuti dampak pendinginan global berbagai gunung berapi abad XX dan oleh buangan jelaga, yang dapat menambah pemanasan," kata para ilmuwan tersebut dalam satu pernyataan.
Agar mencapai keputusan, tim MIT menggunakan simulasi komputer yang memperhitungkan kegiatan ekonomi dunia serta proses iklim.
"Semua proyek tersebut menunjukkan bahwa tanpa tindakan cepat dan besar-besaran, peringatan dramatis itu akan terjadi pada abad ini," kata pernyataan tersebut.
Hasil itu akan terlihat jauh lebih parah apabila tidak ada tindakan nyata, yang dilakukan guna memerangi perubahan iklim, dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya. Namun, akan terjadi sedikit perubahan apabila kebijakan ketat diberlakukan saat ini juga untuk mengurangi buangan gas rumah kaca.
"Ada risiko yang lebih besar dibandingkan dengan yang kami perkiraan sebelumnya. Dan hal ini menunjukkan bahwa kita harus segera melakukan tindakan darurat secepatnya," ujar Ronald Prinn, salah satu penulis bersama tersebut.
Studi ini disiarkan saat Presiden AS Barack Obama mengumumkan rencana menetapkan standar buangan nasional bagi mobil dan truk, guna mengurangi polusi pemanasan global. Serta pembuatan rancangan yang menetapkan sistem perdagangan gas untuk memangkas gas rumah kaca, yang dibahas di Komite Perdagangan dan Energi Senat. menyatakan, perbedaan dalam proyeksi itu ditimbulkan contoh ekonomi yang meningkat dan data ekonomi yang lebih baru dibandingkan dengan skenario sebelumnya.
Nama:
Ki Hajar Dewantara
Nama Asli:
Raden Mas Soewardi Soeryaningrat
Lahir:
Yogyakarta, 2 Mei 1889
Wafat:
Yogyakarta, 28 April 1959
Pendidikan:
= Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda)
= STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) tidak tamat
= Europeesche Akte, Belanda
= Doctor Honoris Causa dari Universitas Gajah Mada pada tahun 1957
Karir:
= Wartawan Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara
= Pendiri Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa (Perguruan Nasional Tamansiswa) pada 3 Juli 1922
= Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang pertama.
Organisasi:
= Boedi Oetomo 1908
= Pendiri Indische Partij (partai politik pertama yang beraliran nasionalisme Indonesia) 25 Desember 1912
Penghargaan:
Bapak Pendidikan Nasional, hari kelahirannya 2 Mei dijadikan hari Pendidikan Nasional
Pahlawan Pergerakan Nasional (surat keputusan Presiden RI No.305 Tahun 1959, tanggal 28 November 1959)
“TANAH air kita meminta korban. Dari di sinilah kita, siap sedia memberi korban yang sesuci-sucinya… sungguh, korban dengan ragamu sendiri adalah korban yang paling ringan… memang awan tebal dan hitam menggantung di atas kita. Akan tetapi percayalah di baliknya masih ada matahari yang bersembunyi… kapan hujan turun dan udara menjadi bersih karenanya?”
(Ki Hadjar Dewantara).
Ajaran kepemimpinan Ki Hadjar Dewantoro yang sangat poluler di kalangan masyarakat adalah Ing Ngarso Sun Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani. Yang pada intinya bahwa seorang pemimpin harus memiliki ketiga sifat tersebut agar dapat menjadi panutan bagi bawahan atau anak buahnya.
1. acara kami membahas tentang visi dan misi dari organisasi senat ini visi dan misi kami untuk mengembangkan kampus kita untuk lebih dikenal oleh perusahaan - perusahaan lain, diketahui oleh orang lain dan untuk mempererat/memperkuat almamater kita.
2. membahas tentang UKM - UKM yaitu kegiatan olah raga, kesenian, pecinta alam, club/comunity, sosialisasi dan kegiatan ilmiah.
Contohnya :
KESENIAN seperti pentas musik, kreatif untuk memperhias kampus kita agar dipandang lebih indah dan lain2,
PECINTA ALAM seperti mendaki gunung, camping dan lain2
CLUB/COMUNITY seperti turing - turing motor dan lain2,
SOSIALISASI seperti donor darah dan lain2,
ILMIAH seperti mengadakan seminar, studi banding dan melakukan penelitian.
3. perkenalan ketua Senat, wakil Senat, kordinator, panitia, bendahara, Rohani, adminstrasi, humas, pembuatan wibsite dan pembawa acara.yaitu
KETUA SENAT => Fahmi (elektro)
WAKIL SENAT => Dwi (TI)
KORDINATOR => Ery dan Agus (Elektro), Adhi dan Zuhal (Ekonomi), Marko dan Erly (Mesin) dan Yuli dan Tenni (TI).
BENDAHARA 1 => Maria (ekonomi)
BENDAHARA 2 => Anita (TI)
ADMINSTRASI => Ucha (ekonomi)
PEMBAWA ACARA => Wira (ekonomi)
ROHANI => Jamal (elektro)
HUMAS => Lukas (mesin)
PEMBUAT SITUS => Leo (TI) dan Zuhal (Ekonomi)
4. Membahas WIBSITE baru kita untuk acara senat seperti nama wibsite kita yang baru ( www.cinta-kampus.com ), http://senat-sttistieni.blogspot.com dan untuk di face book group STTI/STIENI).
Dan kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran - kehadiran Dosen bapak Sulis dan bapak supri yono dan mahasiswa/wi yang sudah pada mau mengikuti acara program senat ini.
Apabila dibagian kata - kata ini kurang memperkenankan/tidak disebutkan namanya yang sudah termasuk anggota senat kami mohon maaf sebesar - besarnya atas kekurangan - kekurangannya.
Pembentukan kebiasaan bisa dilakukan melalui beberapa cara misalnya:
Melakukan trial and error atau coba-coba, lalu suatu ketika karena dari eksperimen-eksperimen, terjadi suatu pembentukan tingkah laku dalam hal ini kebiasaan tertentu.
Kebiasaan juga terbentuk melalui contoh yang dikagumi atau diidolakan.
Kebiasaan terbentuk melalui dukungan, pujian dan penghargaan dari orang lain.
Kebiasaan terbentuk melalui latihan terus-menerus.
Menilik contoh-contoh berikut, tampaknya kebiasaan adalah sesuatu yang dipelajari. Lalu adakah peran faktor bawaan di sini?
Ada, dalam arti faktor bawaan dapat mempercepat, memperkuat atau justru menyulitkan terbentuknya suatu kebiasaan tertentu. Contoh: melatih diri untuk tekun sulit dilakukan oleh orang yang tidak mudah berkonsentrasi, melatih diri untuk bertindak dengan cepat dan efisien tidak mudah bagi orang yang energinya terbatas atau lemah fisiknya.
Faktor bawaan sering menyebabkan kita terpatok pada batasan-batasan yang menyulitkan atau mempermudah kita memperoleh kebiasaan baru.
Tetapi kabar baik bagi kita adalah bahwa faktor belajar atau latihan lebih banyak berperan dalam pembentukan kebiasaan seseorang.
Karena itu kuranglah bijaksana apabila kita tidak berusaha mendisiplin diri dalam membentuk kebiasaan baik dengan mengatakan, ya saya memang sudah begini dari sononya.
Kebiasaan baik yang perlu kita perhatikan dalam hidup:
Dalam hal pikiran. Contoh dalam hal pikiran :
Kita perlu melatih diri supaya kita bisa berpikir sehat dan rasional.
Kita lebih mengutamakan kekekalan dari pada yang sementara
Kita melatih diri bagaimana membantu orang lain daripada memikirkan secara egois tentang diri sendiri dan menimbun harta bagi diri kita.
Dari segi perasaan, biasakan untuk memiliki berbagai perasaan yang positif, rendah hati, sabar, penuh kasih, damai.
Dari segi tindakan, biarlah kita bertindak dengan melatih diri dengan penguasaan diri, kemudian perbanyak perkataan yang menyejukkan, mendatangkan damai sejahtera serta mendidik orang lain.
Biasakan untuk hidup disiplin, hidup jujur dan adil terhadap orang lain dan rela mengaku salah dan memperbaiki kesalahan sendiri.
Hambatan-hambatan untuk memperoleh kebiasaan baik:
Adakalanya kita terlambat untuk belajar kebiasaan baik tertentu sejak kecil.
Sering kali kita mempunyai cara berpikir yang kurang baik.
Saran praktis untuk kita memperoleh kebiasaan baik:
Biasakan untuk berdoa dan mohon bantuan Tuhan
Usahakan untuk mengarahkan diri selalu kepada hadiah yang akan diberikan oleh Tuhan untuk setiap orang yang menang dalam pertandingan.
Jangan mudah patah semangat karena kritik atau cemooh ketika kita berbuat baik.
Ingat bahwa adakalanya kebiasaan baik itu adalah juga suatu perjuangan seumur hidup, jadi terus berlatih, terus berjuang tanpa putus asa.




